Barindo Kecam Puluhan PNS Kendal Mangkir Dinas

Posted on April 30, 2007. Filed under: HALAMAN JATENG |

 

 

 

KENDAL – Sidang terdakwa dugaan korupsi Rp 6,07 milyar, mantan Sekda Kendal Endro Arintoko, di PN Kendal, Senin (30/4) kemarin, semakin diwarani potret menarik dan aneh. Sekitar 40-an lebih pegawai PNS mangkir demi bisa menyaksikan langsung proses peradilan dugaan kusus korupsi APBD anggaran 2003/2004 tersebut.
Sidang-sidang sebelumnya juga dipenuhi puluhan pegawai PNS yang konon dari kubu pro terdakwa Endro. Kelompok PNS itu mulai muncul kepermukaan paska Pilkada Kendal 2005 lalu pecah. Endro kalah, Hendy akhirnya menang. Dalam sidang lanjutan kemarin, masih seputar saksi. Ada lima saksi yang diajukan Jaksa penuntut umum, yaitu mantan Kadinas Pengarian, Supriyono (kini jabat Kadinas PU Kendal, red) beserta empat anak buahnya. Supriyono dibawa ke persidangan sebagai saksi kasus dugaan asuransi fiktif senilai kurang lebih Rp 1, 2 milyar dengan terdakwa Endro Arintoko dan mantan ketua Dewan periode 1999-2004, Sutrimo dan wakilnya, Abdul Wachid. Kedua mantan pimpinan dewan tersebut, Senin kemarin, juga dilangsungkan persidangan sebelum terdakwa Endro. Mangkirnya para PNS mendapat kecaman tajam dari ormas Barindo Cabang Kendal. Ketua Berindo Kendal, Unggul, menyatakan, Pemkab Kendal selama ini dinilai tutup mata terhadap puluhan PNS yang selama ini membuat ontran-ontran dimana-mana. Seperti aksi demo korupsi. Tapi kenyataannya, saat mantan Sekda Endro jadi terdakwa, terkesan tidak berdaya. Padahal, kata Unggul dengan nada pedas, PNS digaji dari uang rakyat, tapi sama sekali sudah tidak berfungsi lagi. “Kalau para PNS Kendal sudah begini caranya, mau jadi apa Kendal ini. Dan sekarang patut dipertanyatakan, sejauh mana Wabup Kendal memimpin? Apakah memang sengaja membiarkan puluhan PNS itu nonton sidang karena terdakwanya saudara Endro? Atau memang belum mengetahui adanya PNS setiap kali ada sidang Endro puluhan PNS yang ngamprul itu telah mangkir?” sindir Unggul, yang disampikan METEOR di lokasi persidangan, kemarin. Sementara, Wabup Kendal Dra. Hj. Siti Nurmarkesi, saat dimintai konfirmasi terkait PNS mangkir tersebut, menyatakan, dengan nada halus pihaknya tidak akan melarang orang nonton sidang.”Pada dasarnya saya tidak bisa melarang orang nonton sidang. Tapi memang PNS jelas itu melanggar larangan karena tidak pada tempatnya. Trimakasih, atas informasinya, dan akan saya lanjutkan ke pihak terkait, yaitu GDN dan Bawasda,”ujar Wabup Markesi, kepada METEOR, kemarin. (jec)

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

    Perihal

    alamat Redaksi : Gedung Graha Pena Lantai III Jl. Perintis Kemerdekaan No. 77 Semarang. telp (024) 7462266 *** Perusahaan anda butuh dikenal publik Jateng dan DIY, Profil , Advtorial, atau ingin mengiklankan apa saja *** Hub saya wartawan METEOR Jurie 08122547257

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • The latest comments to all posts in RSS

    Meta

  • Add to Technorati Favorites

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: